Perselisihan Surga dan Neraka

*16 Ramadlan* Ada sebuah tulisan di Febdian.net yang berjudul [Nabi-nabi Penjelajah Antariksa](http://febdian.net/node/115), yang didalam tulisan tersebut mengatakan bahwa surga dan neraka belum ada pada saat ini. Hal ini mengingatkan saya kepada kisah dua sahabat saya. Mereka memperdebatkan masalah surga dan neraka. Yang satu mengatakan bahwa surga dan neraka itu sudah ada, sedangkan pendapat sahabat saya yang satunya lagi berbeda, ia mengatakan bahwa surga dan neraka belum ada pada saat ini. Saya yang tidak punya banyak ilmu untuk memahami masalah ini hanya duduk diam memerhatikan kedua sahabat yang saling bertegang urat leher itu. Saya juga tidak terlalu menghiraukan dengan apa yang mereka perdepatkan. Walaupun saya lebih cendrung pada pendapat salah satu dari sahabat itu. Dalam hati kecil kecil saya cuma berkata, kenapa harus diperdebatkan. Tapi suatu saat saya pasti akan mendapat pertanyaan dimakah surga dan neraka itu, dan apakah ia benar-benar ada? Pertanyaan seperti itu bisa datang dari siapa saja, bahkah anak kecil yang baru berumur 3 tahun. Alangkah sayangnya jika suatu saat nanti, jika saya memiliki anak dan ia akan bertanya tapi saya tidak bisa menjawabnya. Sekarang ini saja saya sudah direpotkan oleh keponakan-keponakan saya yang rasa ingin tahunya sangat besar. Dalam Al Qur’an saya hanya mendapatkan gambar-gambaran surga dan neraka, tidak saya temukan ayat yang mengatakan bahwa surga dan neraka itu sudah ada saat ini ataupun mengatakan surga itu belum ada saat ini. Akhirnya saya labuhkan pertanyaan ini kepada Ayah saya. Pengetahuan manusia tentang hal-hal ghaib sangat terbatas. Sebagai umat Islam kita diwajibkan meyakini hal-hal ghaib. Begitulah yang dikatakan Ayah saya. Untuk memuaskan hati saya, sehari sebelum Ramadhan Ayah menghadiahkan sebuah buku kepada saya yang berjudul I’itiqad Alhussunnah Wal-Jama’ah. Buku tersebut menguraikan perselisihan faham antara golong-golongan yang ditimbul dalam agama Islam. Dan perpecahan atau perselisihan faham tersebut sebelumnya sudah diprediksi oleh Baginda Rasulullah Saw. Sabda Baginda Rasulullah Saw: *Maka bahwasanya siapa yang hidup (lama) diantaramu niscaya akan melihat perselisihan (faham) yang banyak. Ketika itu pegang teguhlah Sunnahku dan Sunnah Khalifah Rasyidin yang diberi hidayah. Pegang teguhlah itu dan gigitlah dengan gerahammu.”* (HR. Imam Abu Daud dll). Perselisihan faham antara kedua sahabat saya tadi, adalah salah satu dari yang diucapkan Baginda Rasulullah dalam hadits di atas. Jauh sebelumnya, saya meyakini bahwa surga dan neraka itu memang ada pada saat ini. Saya tidak punya alasan yang cukup kuat untuk ini. Cuma saya punya konsep yang sangat sederhana. Surga adalah tempat yang dijanjikan oleh Allah bagi umat yang mentaatiNya, sedangkan neraka adalah ancaman bagi mereka yang mengingkari Allah SWT. Ketika masih kecil, saya sering mendapat ancaman dari orang tua, jika tidak mengaji akan dirotan. Rotan disini berperan sebagai ancaman bagi saya jika tidak mengaji. Kenapa harus rotan? Kenapa bukan diberi ancaman yang lain? Jawabannya karena orang tua saya memang memiliki rotan dan menyediakan rotan sebagai hukuman untuk anak-anaknya yang tidak mengaji. Sebagian orang tua suka memberikan imbalan atau janji kepada anaknya jika meraih prestasi yang cemerlang. Misalnya jika puasa penuh 30 hari atau dapat juara 1 di kelas, maka orang tua akan menghadiahkan liburan ke suatu tempat wisata. Tentu saja tempat wisata itu sudah ada. Tidak mungkin dijanjikan dengan tempat yang tidak ada ataupun belum ada. Seorang yang kakinya pincang gak akan mengancam akan menendang, perampok yang cuma punya golok tidak akan mengancam akan menembak. Seorang tidak akan mengajak ke Ancol bila Ancol tidak ada pada saat ini di Jakarta. Jadi menurut saya Allah SWT tidak akan memberi ancaman neraka, menjanjikan surga, menceritakan gambaran-gambaran neraka atau surga bila keduanya itu tidak ada, atau belum diciptakan. Tapi apa yang saya ucapkan ini bukanlah berarti saya menyamakan Allah dengan manusia. Tiada satu apapun yang bisa menandingi kekuasaan Allah dan tiada satupun yang menyerupaiNya. Bila ada yang tidak sependapat dengan saya, silahkan beri komentar, mungkin saja pendapat saya yang salah. Tapi jangan ajak saya berdebat tentang ini. Untuk apa memperdebatkan surga dan neraka ada atau tidak pada saat ini? Dari pada memperdebatkan ini lebih baik saya mencari jawaban bagaimana jalan mencapai ke surga dan terhindar dari neraka. Bisa jadi apa yang saya yakini ini adalah salah, bisa jadi pendapat yang lainnya benar. Semoga siapa-siapa yang salah akan mendapat hidayah dari Allah, kembali ke jalan yang benar, dan siapa-siapa yang benar akan selalu dilindungi Allah dalam kebenarannnya yang diyakininya itu.

Comments

Sudah adakah surga & nekara?

Kutipan menarik dari blog http://nuurieonline.blogdrive.com/ dengan judul tulisan "AZAB KUBUR - MENURUT AL-QURAN DAN HADIS" (tertanggal 13 September 2006): > Sebuah hadis mengenai azab atau nikmat kubur bermaksud: **Kubur itu sama ada satu taman dari taman syurga atau satu rongga dari rongga neraka**. Hadis ini boleh dirujuk kepada at-Tirmizi dan al-Baihaqi, tetapi sanadnya daif. Sungguhpun ia daif, tetapi maksudnya betul dan benar kerana disokong oleh hadis-hadis daripada kitab Sahih Bukhari seperti tersebut di atas. Penulis merasa berpada dengan merujuk kepada Sahih Bukhari sahaja, tidak perlu kepada sumber-sumber lain, kerana Sahih Bukhari adalah kitab yang paling sahih selepas al-Quran. Saya sendiri baru tahu bahwa ada yang mempermasalahkan apakah jannah (surga) dan jahanam (neraka) itu sudah ada sekarang atau tidak. Analogi yang diberikan Cik Siti itu sepertinya bagus untuk logika manusia. Logika Cik Siti ini bisa diteruskan dengan pemakaian hadits di atas. Tapi sesungguhnya perkara jannah dan jahanam adalah perkara gaib; dan seperti halnya [perkara ruh](http://febdian.net/al_israa_85), kita tidak diberi ilmu tentang hal ini kecuali sedikit sekali. Dalam berdakwah, Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk memberikan kabar gembira (hal-hal tentang jannah) untuk mengajak manusia menyembah Allah Yang Satu. Kabar-kabar jahanam diberikan setelah itu - bukan sebagai "penyeimbang" sebagaimana diyakini oleh orang-orang yang percaya dengan kesetimbangan Alam Semesta; melainkan sebagai ancaman dan janji yang nyata bagi manusia yang ingkar. Sekali lagi, perkara apakah jannah dan jahaman sudah ada atau belum bukanlah sesuatu yang bermanfaat untuk didiskusikan. Sama halnya mendiskusikan tentang ruh, hanya membuang-buang waktu. Tho tidak ada efeknya bagi kita apakah neraka itu belum ada sekarang atau tidak; karena sesungguhnya janji Allah SWT itu pasti benar. Alangkah lebih baik waktu yang terpakai untuk amalan-amalan yang nyata lebih berguna.

blm ada

Janji dan ancaman Allah adalah benar adanya, Dan Allah tidak akan membuat/mencipta sesuatu dengan percuma. Saat hari kiamat kelak, semua yang ada di semesta ini binasa, termasuk malaikat-malaikatNya, dan tentunya surga dan neraka ( jk sdh ada ), apalagi cm manusia macam kita. yang terpenting ada dalam diri kita sekarang adalah mengimani bahwa surga itu ada dan kita termasuk calon penghuninya.

sudah dan belum ada...

kalo menurut saya sih, surga dan neraka itu sudah ada. buktinya Allah sudah pernah menunjukkannya saat Rasullah Muhammad SAW. melaksanakan isra' mi'raj. tapi itu bukan surga dan neraka bagi bani Adam. sedangkan bagi bani Adam, terciptanya surga dan neraka itu setelah kiamat kelak. jadi terciptanya surga dan neraka bagi kita, bani Adam, adalah karena terjadinya kiamat. (nyambung ga sih?)

Surga Sudah Ada

Saya pernah membaca buku Ternyata Akhirat Tidak Kekal karangan Agus Mustofa. Bukunya amat sangat menarik, berisi tentang penciptaan alam semesta, keadaan akhirat, tentang rekonstruksi kiamat dan masih banyak lagi. Coba sodara2 baca buku tersebut, untuk referensi saja. Soalnya saya juga punya banyak tanda tanya terhadap buku tersebut. Ada lagi bukunya Harun Yahya berjudul Keabadian Sudah Dimulai. Pasti sodara2 tambah bingung. Kalau menurut saya surga dan alam akhirat itu sudah ada, tetapi itu dalam pandangan Allah. Kecuali orang2 yang dipilih oleh Allah untuk melihat2 kondisi akhirat(Nabi Muhammad dan Nabi Ibrahim?). Coba bayangkan sebelum alam semesta tercipta, ruang dan waktu tidak ada. Yang ada hanya kehampaan. Kemudian Allah menciptakan alam semesta ini dalam enam hari. Bagi Allah waktu adalah tak terbatas, Allah tak terikat dengan waktu. Dengan kata lain Allah bisa menjelajah waktu kapan saja. Jadi menurut Allah surga dan neraka itu sudah ada dan sedang berjalan. Kalau untuk alam manusia tentu saja akhirat tentu saja belum dimulai, kalaupun ada orang yang pernah diberi gambaran tentang alam akhirat, itu cuma dalam alam bawah sadarnya. Tidak mungkin dengan raganya, dan itu pun atas kehendak Allah SWT. Kalau dalam hal Mi'raj Nabi Muhammad SAW itu saya masih tanda tanya, belum saya kupas habis. Sekian dulu Wassalamualaikum Wr Wb

surga sudah terjadi

Mau ikut nimbrung nih. Menurut sumber2 yg pernah saya baca, poligami itu memang diperbolehkan. Tetapi banyak syaratnya, yang utama harus adil. Nah semua manusia itu tak ada yang mampu berbuat adil 100%. Bahkan Rasulullah pun pernah diprotes oleh para istrinya perihal tidak adilnya Rasulullah(menurut istri2 Beliau) terhadap mereka. Adil disini diartikan orang yang jujur, bisa memperlakukan orang lain(istrinya) sewajar2nya, dan lain2. Syarat lainnya adalah poligami itu harus dilakukan dengan niat untuk kebaikan. Demi kemashlahatan keluarga kita dan keluarga baru kita. Itu bahkan bisa wajib hukumnya. Dan bisa diharamkan hukumnya bila hanya untuk pemuasan nafsu syahwat belaka. Jadi dosanya cukup besar poligami demi nafsu syahwat saja. Poligami itu sunah/wajib jika untuk alasan ekonomi, misalnya janda/perawan yang miskin yang butuh perlindungan materi. Dengan syarat keuangan kita mampu menanggung istri2 dan anak2 kita nanti. Poligami itu sunah/wajib jika untuk alasan agama, misalnya kita ingin mempunyai istri yang solehah, yang bisa membimbing kita, anak2 kita serta istri kita. Alasan lain adalah jumlah wanita yang jauh lebih banyak dibandingkan pria. Itu adalah alasan yang paling logis. Syarat2 poligami yang lain adalah belum punya keturunan, itu harus kita bicarakan dengan istri kita dengan baik2 tanpa menyinggung perasaannya. Mengingat sangat sedikit sekali orang yang memenuhi syarat tersebut, usul saya adalah diadakannya lembaga atau paling tidak ada ulama yang mengurusi masalah poligami. Yaitu lembaga/ulama yang membolehkan atau tidak orang itu untuk berpoligami. Jadi peran ulama disini penting sekali. Dia harus bisa menilai kondisi orang2 disekitarnya. Dia harus bisa menentukan orang yang mau berpoligami itu memenuhi syarat atau tidak. Dia harus tahu orang tersebut berpoligami untuk kebaikan atau hanya untuk pemuasan nafsu syahwat saja. Jadi ulama itu adalah orang yang bisa kita percayai, bisa kita jadikan acuan dalam perilaku, tempat kita minta petunjuk. Jangan karena iming2 harta, ulama tersebut bisa mengawinkan/mempoligamikan orang. Itu adalah ulama palsu, yang tak layak untuk kita percayai. Menurut saya poligami syaratnya memang berat, karena menyangkut, kejujuran dalam hati kita kalau dalam urusan syahwat (Itu urusan dengan Allah SWT). Karena itulah peran keluarga(keluarga kita dan keluarga istri) juga penting. Izin dari istri kita adalah syarat yang mutlak, tak bisa ditawar2 lagi. Jika kita berpoligami untuk kebaikan, maka perlahan2 istri kita pasti akan menyetujuinya. Kalau syarat2 tersebut tidak terpenuhi, maka resikonya sangat besar. Keutuhan keluarga kita adalah taruhannya. Banyak sekali contohnya yang sudah pernah terjadi. Padahal perpecahan adalah hal yang paling dibenci Rasulullah, otomatis Allah akan murka pada kita. Dengan syarat yang berat tersebut bila kita mampu memenuhinya maka rejeki dan rahmat Allah akan semakin mengucur deras. Sebaliknya jika berpoligami untuk tujuan yang lain maka azab Allah akan menunggu kita. Resiko ditanggung sodara2 sendiri

Generic Viagra and Kamagra

Generic Viagra and Kamagra is widely used by men to treat their ED. It contains sildenafil citrate a clinically proven drug that helps men with ED in achieving erection. Bellspharmacy.com is one of the highly acclaim distributor of generic drugs. This company is known worldwide of its quality drugs and it offer generic drugs at a very low prices. Visit them online Kamagra | Generic Viagra | Caverta | Generic Viagra | Cheap Generic Viagra | Kamagra | Cheap Generic Viagra | Finpecia | Penegra | Cheap Generic Viagra