Masih nge-blog?

diary and coffee

“Masih diusahakan,” tulis teladan saya, Cak Amal, dalam tulisan terakhir beliau enam bulan yang lalu di blog yang menjadi inspirasi blog ini.

Cak Amal ternyata masih rajin menulis blog. Malah blog beliau bertambah, meskipun ada yang nyaris menghilang. Cak Amal malah sudah memakai tema WordPress mutakhir, twenty twenty-one dan twenty twenty-two. Keren, benar-benar berjiwa milenia.

Sedangkan saya, terakhir menulis tahun lalu, itu pun tentang materi yang seharusnya saya letakkan di blog TPRG.

Kenapa saya tidak dapat konsisten menulis blog lagi? Bukan karena pindah mimbar (platform). Tetapi, begini kronologinya. Bermula dari plugin WordPress yang bermasalah, tidak ada waktu untuk memperbaikinya, dan berakhir tidak pernah lagi membuka blog sendiri. Jika pun dibuka, itu karena blog TPRG sedang bermasalah sehingga harus menulis di sini.

Blog tetap menjadi mimbar pilihan saya. Cak Amal berpendapat persepsi pembaca masih menanggap mimbar blog itu serius ketimbang mimbar lain. Saya berpendapat blog seperti lagu-lagu klasik, atau jaz, yang sering ditinggal tetapi orang-orang tetap akan kembali memutar mereka setelah merasakan kebisingan lagu-lagu jenis lain.

Tiga belas hari yang lalu, sahabat lama yang membantu saya mengurus nama domain dan hosting menyapa. Dia mengingatkan kalau domain febdian.net akan segera kedaluarsa. Kami cerita bla-bli-blu dan singkat cerita adalah: saya harus menulis blog lagi.

Sahabat tadi membantu perbaruan versi WordPress dan memperbaiki plugin yang rusak. Setelah menetapkan sejumlah pengaturan dasar, termasuk pemilihan tema. Terakhir adalah memperbarui menu utama blog: tentang, kontak, dan penafian.

Dan inilah artikel terbaru pada versi WordPress, plugin, dan tema baru. Saya sudah punya bahan untuk menulis artikel berikutnya. Bahan yang harus berkesinambungan dan harus sinkron dengan berita-berita di TPRG. Menantang bagi saya, bukan?

Semoga saya istikamah, amin.

By febdian RUSYDI

a muslim, a teacher, a physicists, a blogger.

Pikiran Anda?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Don`t copy text!
%d bloggers like this: