Verba dan Rasa Kalimat

Saya belum menjawab pertanyaan utama dalam artikel sebelumnya. “Saya yakin argumen saya tidak salah. Jika dijadikan algoritma, sudah pasti komputer dapat memahaminya. Lalu, kenapa patah juga?”

Agaknya tidak ada yang sadar, ha ha ha.

Lalu, kenapa argumen saya tetap patah? Karena saya tidak menggunakan kalimat efektif saat mempresentasi ide. Kenapa tidak efektif? Karena banyak kata-kata saya yang sia-sia dan bahkan menyesatkan.

Dr. Doumont mengarahkan kita untuk peduli pada pilihan kata kerja (verba) dan mekanik penulisan. Dua poin ini, menurut pemahaman saya, adalah usaha kita untuk menghindari kata-kata yang sia-sia dan menyesatkan.

Menulis Kalimat Efektif

Saya belajar menulis kalimat efektif sejak SD. Satu kalimat harus dan hanya memiliki satu kata kerja. Hindari kalimat bertingkat. Boleh saltik (tipo), tapi tidak boleh salah tanda baca. Begitu kira-kira pelajaran menulis dari SD sampai SMA.

Tetapi, saya baru menyadari betapa pentingnya kalimat efektif dalam tulisan dan ucapan pada 1435 (2014 tahun matahari). Tahun itu adalah tahun keempat masa studi S-3 saya. Ketika itu saya masih berjibaku untuk merangkum apa-apa yang telah saya kerjakan, apa-apa yang telah saya publikasikan, dan apa-apa yang tidak jadi saya kerjakan namun dapat dilakukan.

Solusi Bagian Radial TiSE

Berikut adalah catatan pinggir saya untuk buku teks Griffiths Introduction to Quantum Mechanics, edisi kedua, Pearson Education International, hlm. 146-149.

Catatan pinggir ini adalah kelanjutan dari tulisan Atom Hidrogen Menurut TiSE.

  1. Misi: Penyelesaian Bagian Radial TiSE dengan fungsi energi potensial Coulomb.
  2. Metode penyelesaian mirip dengan solusi analitik HOP (Subbab 2.3.2).
  3. Eq. [4.54]: simplifikasi wajib untuk \((2\,m\, E / \hbar^2) = \kappa^2\). Simplifikasi ini telah kita temukan sejak kasus IWP (Eq. [2.21]), partikel bebas ([2.91]), potensial Delta Dirac ([2.117]), dan FWP ([2.146]). Apakah HOP tidak menggunakannya?

Tugas Akhir, Tugas Tanpa Akhir?

Unair menyebutnya skripsi, tapi saya ingat dulu di ITB namanya Tugas Akhir. Saya lebih suka nama Tugas Akhir karena tegas mengindikasikan ini adalah tugas yang harus berakhir, bukan tugas yang tanpa akhir, haha.

Skripsi, n karangan ilmiah yang wajib ditulis oleh mahasiswa sebagai bagian dari persyaratan akhir pendidikan akademisnya: ia menyusun — selama hampir lima bulan.

KBBI Daring

Saya suka definisi skripsi oleh KBBI. Skripsi itu sebuah karangan ilmiah. Laporan penelitian hanya contoh dari karangan ilmiah. Dalam diagram Venn, skripsi itu di lingkaran terbesar dan laporan penelitian adalah himpunan bagiannya.

Kegagalan Atom Rutherford

Katanya tidak sepakat ini sebuah kegagalan, tetapi kok pakai judul “kegagalan” juga? Jawab: Supaya pembaca mudah menemukan artikel ini lewat mesin pencari internet. Saya pikir frase ini lebih akrab di telinga kita.

Bagi saya model atom Rutherford tidak memiliki kegagalan. Ernest Rutherford telah menjelaskan semuanya pada tahun 1909, sebagian penjelasan disampaikan oleh muridnya, Niels Bohr, pada tahun 1913.

Penjelasan Bohr paling krusial terhadap teori atom gurunya adalah bagaimana atom-atom tetap stabil meskipun elektron mengorbit nukleus.

Don`t copy text!
%d bloggers like this: