Solusi Bagian Radial TiSE

Berikut adalah catatan pinggir saya untuk buku teks Griffiths Introduction to Quantum Mechanics, edisi kedua, Pearson Education International, hlm. 146-149.

Catatan pinggir ini adalah kelanjutan dari tulisan Atom Hidrogen Menurut TiSE.

  1. Misi: Penyelesaian Bagian Radial TiSE dengan fungsi energi potensial Coulomb.
  2. Metode penyelesaian mirip dengan solusi analitik HOP (Subbab 2.3.2).
  3. Eq. [4.54]: simplifikasi wajib untuk \((2\,m\, E / \hbar^2) = \kappa^2\). Simplifikasi ini telah kita temukan sejak kasus IWP (Eq. [2.21]), partikel bebas ([2.91]), potensial Delta Dirac ([2.117]), dan FWP ([2.146]). Apakah HOP tidak menggunakannya?

Kegagalan Atom Rutherford

Katanya tidak sepakat ini sebuah kegagalan, tetapi kok pakai judul “kegagalan” juga? Jawab: Supaya pembaca mudah menemukan artikel ini lewat mesin pencari internet. Saya pikir frase ini lebih akrab di telinga kita.

Bagi saya model atom Rutherford tidak memiliki kegagalan. Ernest Rutherford telah menjelaskan semuanya pada tahun 1909, sebagian penjelasan disampaikan oleh muridnya, Niels Bohr, pada tahun 1913.

Penjelasan Bohr paling krusial terhadap teori atom gurunya adalah bagaimana atom-atom tetap stabil meskipun elektron mengorbit nukleus.

Atom Hidrogen Menurut TiSE

Urutan pakem silabus kuliah fisika kuantum di tingkat sarjana adalah: (1) teori kuantum, (2) mekanika kuantum, dan (3) fisika kuantum.

Sesi (1) biasanya mempelajari arti fungsi gelombang dari Persamaan Schroedinger. Sesi (2) tentang penggunaan aljabar linier untuk menggunakan operator-operator kuantum.

Yang paling seru tentu sesi (3). Pada sesi ini, kita aplikasikan ilmu pada dua sesi sebelumnya pada fenomena-fenomena nyata. Fenomena yang wajib dibahas tentu saja pergerakan elektron dalam atom hidrogen — atau lebih umum disebut model atom hidrogen menurut TiSE.

Model atom hidrogen menurut TiSE mengandung dua pertanyaan. Pertama: kenapa TiSE, kenapa bukan Persamaan Schroedinger (yang bergantung waktu) saja? Kedua: kenapa atom hidrogen, kenapa bukan atom yang lain?

Puncak Pandemik dan Peluruhan Nuklir

Saya akan mulai menulis catatan saya tentang sidang TA mahasiswa yang melibatkan saya. Entah sebagai pembimbing, atau penguji. Tentu saja saya hanya menuliskan poin-poin yang saya nilai layak untuk dipajang di sini.

Kemarin, Senin, 23 Syawal 1443, dua mahasiswa bimbingan saya sidang TA. Mereka adalah Jerry (angkatan 2015) dan Winky (2017).

Jerry mempelajari distribusi jumlah penderita Covid19 di Indonesia dengan model SIR. Sedangkan Winky menggunakan kalkulasi DFT untuk mempelajari kinetika hidrolisis methyl acetate pada lingkungan asam yang diencerkan.

Modul Kuliah

Penafian: artikel ini seharusnya saya letakkan di situs TPRG. Tapi, karena sesuatu terjadi, situs tersebut tidak dapat membuka dan menambah artikel baru. Sehingga, untuk sementara tulisan ini saya letakkan di sini.

Mulai semester ini, kami memperkenalkan metode pengajaran baru: sistem modul. Sistem modul ini tentu bukan metode baru. Sampai era 80-an, sistem modul ini masih digunakan dari SD s.d. SMA. Seorang siswa bisa naik kelas jika dia sudah menyelesaikan sejumlah modul yang disyaratkan untuk bisa naik kelas. Siswa harus pro-aktif untuk menyelesaikan modul yang diwajibkan. Akhir 80-an, sistem modul ini kemudian diganti menjadi LKS, bagian dari sistem yang dinamai CBSA. Sistem CBSA ini pun mengalami perubahan berkali-kali. Meskipun demikian, konsep bahwa pendidikan berpusat pada siswa, semenjak sistem modul, tetap dipertahankan.

Meski bukan sistem baru di dunia pendidikan, tapi kami baru menggunakannya. Sebagai tahap uji coba, kami terapkan sistem modul ini di kuliah yang paling mudah, yaitu FIT301 Fisika Kuantum. Paling mudah? Ya, kenapa tidak. Karena “tidak ada yang mengerti mekanika kuantum” (Richard Feynman) dan “jika Anda tidak dibuat bingung, berarti Anda belum mengerti mekanika kuantum” (Niels Bohr).

Karena sistem baru, tentu kami harus jelaskan bagaimana cara menggunakannya. Sebelum kami jelaskan cara penggunaannya, kami harus nyatakan (penafian) bahwa modul tersebut pasti banyak salah. Kami akan perbaiki seiring waktu. Kami pun mengundang Anda, para peserta kuliah, untuk memberi masukan dan kritikan tentang modul tersebut. Terima kasih, kami sampaikan terlebih dahulu, kepada Anda yang telah berniat untuk berpartisipasi dalam perbaikan modul ini.

Don`t copy text!
%d bloggers like this: